PRIBUMI.ID KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotamobagu memperkuat sinergi dalam menggali potensi penerimaan pajak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
Hal tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Kepala KPP Pratama Kotamobagu, I Made Nesa Widiada, kepada Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., di Ruang Kerja Wali Kota, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan strategis tersebut menjadi langkah konkret di bawah kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat untuk mendorong kemandirian fiskal daerah yang berkeadilan dan humanis.
Pajak Adalah Gotong Royong untuk Pembangunan
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkot dan KPP Pratama tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan angka penerimaan pajak.
Menurutnya, pendekatan edukatif dan humanis kepada masyarakat harus menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan secara berkelanjutan.
“Tujuan kita adalah bagaimana memetakan potensi penerimaan pajak yang ada di Kota Kotamobagu melalui edukasi yang baik dan cara-cara yang humanis. Pajak itu pada prinsipnya adalah bentuk gotong royong untuk pembangunan dan kemajuan bersama,” ujar Wali Kota Weny Gaib.
Ia menilai, peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat menjadi kunci dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang baik mengenai manfaat pajak yang kembali untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Wali Kota menyambut positif respons KPP Pratama Kotamobagu terhadap rencana kolaborasi tersebut.
“Alhamdulillah, pihak KPP Pratama sangat merespons positif. Ke depan, kita akan bekerja sama dalam berbagai kegiatan edukasi perpajakan kepada masyarakat,” tambahnya.
KPP Pratama Siap Kolaborasi Optimalkan Potensi Pajak Daerah
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Kotamobagu, I Made Nesa Widiada, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara institusinya dengan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi perpajakan sekaligus mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan di daerah.
“Pertemuan dengan Pak Wali Kota lebih menekankan pada sinergi antara KPP Pratama dan Pemkot Kotamobagu. Kami membahas bentuk-bentuk kerja sama dalam penggalian potensi pajak untuk mendukung pembiayaan pembangunan di Kotamobagu,” ujar I Made Nesa.
Ia menambahkan, kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah dan KPP Pratama juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif, bukan dengan cara yang menakutkan.
Melalui sinergi ini, Pemkot Kotamobagu dan KPP Pratama Kotamobagu berharap potensi perpajakan dapat dipetakan dan dioptimalkan secara maksimal dengan tetap mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat, demi mewujudkan Kotamobagu yang maju dan sejahtera.





