PRIBUMI.ID JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melindungi warga pesisir dan nelayan kembali dibuktikan lewat aksi nyata. Pemkab Bolmong resmi menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sistem mitigasi bencana maritim dengan penempatan peralatan High Frequency (HF) Radar Array Maritim.
Kerja sama strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Selasa (7/4). Langkah ini menempatkan Bolmong sebagai salah satu daerah terdepan di Sulawesi Utara dalam pemanfaatan teknologi pemantauan laut presisi tinggi.
Tutup Celah Data, Peringatan Dini Makin Cepat dan Tepat
Peralatan HF Radar Array Maritim milik BMKG akan memetakan dinamika laut di wilayah Bolaang Mongondow yang memiliki posisi geografis strategis. Selama ini, wilayah Sulawesi Utara masih memiliki celah kekosongan data maritim. Dengan radar canggih ini, celah tersebut resmi ditutup.
Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., menegaskan kolaborasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat. “Ini langkah konkret melindungi warga, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Dengan informasi cuaca dan kelautan yang lebih akurat, melaut jadi lebih aman, risiko bisa diminimalisir,” tegas Bupati Yusra.
Radar Pantau Arus & Gelombang Real-Time, Bermanfaat untuk Perikanan hingga Deteksi Tsunami
Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, M.Si., mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Bolmong. “Melalui penempatan High Frequency Radar Array ini, kita dapat memantau arus permukaan laut dan tinggi gelombang dengan lebih akurat secara real-time,” jelas Guswanto.
Data yang dihasilkan tidak hanya krusial untuk peringatan dini bencana. Sektor perikanan bisa memanfaatkannya untuk menentukan titik tangkap ikan yang optimal. Transportasi laut jadi lebih aman karena kondisi gelombang terpantau setiap saat. Bahkan, radar ini mendukung deteksi dini potensi tsunami, menjadikan Bolmong lebih tangguh menghadapi ancaman.
Sinergi Pusat-Daerah untuk Bolmong Tangguh Bencana
Penandatanganan PKS turut dihadiri Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta serta jajaran Deputi BMKG. Acara ditutup dengan penukaran plakat sebagai simbol sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan hadirnya teknologi ini, Kabupaten Bolaang Mongondow kini memiliki basis data maritim yang lebih presisi. Ini adalah fondasi penting mewujudkan daerah yang tangguh bencana, ekonomi pesisir yang maju, dan nelayan yang selamat saat melaut.
Teknologi untuk Rakyat. Data untuk Keselamatan. Bersama BMKG, Pemkab Bolmong Hadir Melindungi Pesisir. ***
(Advetorial)






