KOTAMOBAGU, PRIBUMI.ID – Pemerintah Kota Kotamobagu kembali mengambil langkah strategis untuk menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., perjuangkan penambahan kuota BBM menyusul kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Kotamobagu bersama perwakilan PT Pertamina Patra Niaga SulutGo yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Senin (7/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Kotamobagu akan kembali menyampaikan kondisi dan kebutuhan BBM di wilayahnya kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Hari ini kami melaksanakan pertemuan dengan perwakilan PT Pertamina Patra Niaga SulutGo. Dalam pertemuan ini kami membahas ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM di wilayah Kota Kotamobagu,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, Pemkot Kotamobagu sebelumnya telah mengusulkan penambahan kuota BBM kepada BPH Migas pada Juni 2026. Pemerintah daerah kini kembali mempersiapkan penyampaian surat kepada BPH Migas dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan BBM masyarakat saat ini.
“Pada bulan Juni lalu, kami telah mengusulkan penambahan kuota BBM kepada BPH Migas. Hari ini kami kembali akan menyampaikan surat kepada BPH Migas terkait kondisi serta kebutuhan BBM di Kota Kotamobagu, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan penyaluran BBM dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Selain membahas penambahan kuota, pertemuan tersebut turut membahas penggunaan barcode dalam proses pembelian BBM. Wali Kota mengingatkan masyarakat agar penggunaan barcode dilakukan sesuai ketentuan.
“Barcode harus digunakan dengan benar dan sesuai ketentuan. Barcode tidak boleh digunakan pada kendaraan yang berbeda,” tegasnya.
Di sisi lain, pihak Pertamina juga akan meningkatkan pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya dalam memastikan barcode digunakan oleh kendaraan yang sesuai saat melakukan pengisian BBM.
Pemkot Kotamobagu juga akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan unsur keamanan, yakni Kepolisian, Kejaksaan, serta TNI, guna memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan, dan TNI untuk bersama-sama melakukan pengawasan sehingga penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan secara tertib dan tepat sasaran,” kata Wali Kota.
Wali Kota pun meminta masyarakat tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dan kami mengimbau agar masyarakat membeli BBM sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah Kota Kotamobagu akan terus berupaya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran penyaluran BBM bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu Noval C. Manoppo, S.E., M.M., Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu Melky Mokoginta, S.T., Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga SulutGo Aditya Taufiq Ramadhan, serta Checker Fuel II PT Pertamina Patra Niaga Daffa Aslam.






