PRIBUMI.ID KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menegaskan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, dan komitmen aparatur dalam menjalankan program pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Weny Gaib saat memimpin Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (14/7/2026).
Rapat strategis tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., para asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, sangadi, serta lurah se-Kota Kotamobagu.
Evaluasi dilakukan secara komprehensif untuk mengukur perkembangan pelaksanaan berbagai program pemerintah, meninjau realisasi anggaran, capaian penerimaan pajak dan retribusi daerah, serta pelaksanaan program prioritas di seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, dan kelurahan.
Bilalang II Tertinggi 74,67 Persen, Jadi Contoh Disiplin
Berdasarkan hasil evaluasi, Desa Bilalang II mencatat capaian penerimaan pajak dan retribusi daerah tertinggi, yakni 74,67 persen dari target sebesar Rp31.412.012. Capaian tersebut menjadi contoh komitmen aparatur dalam mendukung pendapatan asli daerah.
Sementara itu, Kelurahan Kobo Besar dan Desa Kobo Kecil tercatat sebagai wilayah dengan capaian terendah. Kondisi tersebut akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk dilakukan pembinaan dan perbaikan.
Namun, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka.
Disiplin Aparatur Cerminan Komitmen Pelayanan
Menurut Wali Kota, tingkat kedisiplinan aparatur, termasuk kehadiran sangadi dan lurah dalam forum evaluasi, juga menjadi perhatian serius karena mencerminkan komitmen terhadap tugas pemerintahan.
“Sebagai seorang aparatur, kita wajib memprioritaskan agenda-agenda seperti ini. Forum evaluasi bukan sekadar rapat rutin, tetapi menjadi ruang untuk memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai target, setiap kendala dapat segera diselesaikan, dan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Weny.
Ia menambahkan, setiap keputusan yang dihasilkan melalui forum evaluasi memiliki kaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran maupun tingginya target yang ditetapkan. Faktor disiplin, loyalitas, integritas, dan akuntabilitas aparatur menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal,” tegasnya.
Tindak Lanjut: Teguran Tertulis untuk Aparatur yang Tidak Disiplin
Menindaklanjuti arahan tegas Wali Kota, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., mengatakan hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam pelaksanaan pembinaan terhadap sangadi dan lurah.
“Sebagaimana arahan Bapak Wali Kota, hasil evaluasi ini akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme pembinaan. Terhadap sangadi maupun lurah yang berdasarkan hasil evaluasi memenuhi kriteria untuk dilakukan pembinaan, teguran tertulis akan kami berikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Sahaya.
Menurutnya, penilaian tidak didasarkan pada satu indikator saja, melainkan secara menyeluruh meliputi kedisiplinan dalam menjalankan tugas, kepatuhan terhadap kebijakan dan arahan pimpinan, loyalitas kepada organisasi, akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, kualitas pelayanan kepada masyarakat, kemampuan membangun koordinasi, respons terhadap program pemerintah daerah, hingga pelaksanaan kewajiban sebagai kepala desa maupun lurah.
Dengan demikian, setiap keputusan pembinaan dilakukan secara objektif, profesional, dan berdasarkan hasil evaluasi yang komprehensif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Tujuan utama pembinaan adalah meningkatkan kualitas kinerja aparatur agar setiap sangadi dan lurah mampu menjalankan amanah jabatannya secara optimal serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat,” jelasnya.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib dan Wawali Rendy Mangkat, Pemkot Kotamobagu terus memperkuat budaya kerja disiplin dan berorientasi pada hasil demi mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat.






